Beberapa waktu yg lalu saya menemukan kisah ini pada kitab kifayatul atqiya',namun untuk ayat dan surat Al-Qur'an cukup rumit dicari dan dicocokan,ndilalah saya menemukan kisah yg sama dan alhamdulillah sudah diterjemahkan plus surat dan ayat dari grup facebook SHI,namun pengambilan kisahnya dari kitab yang berbeda,kitab Alfu Qishah wa Qishah hlm 26-29 cet. Al-Maktabah at-Tauqifiyyah,kisahnya masih sama namun agak sedikit berbeda.
Selamat Menikmati!!!
Syaikh Abdullah bin al-Mubarak berkata; Suatu hari aku pergi untuk
melaksanakan ibadah haji menuju Bait al-Haram dan menziarahi Masjid Nabi
shalallahu’alaihi wasallam, ketika aku berada pada sebuah jalan, aku
melihat ada sosok yang berwarna hitam dikejauhan. Ketika sudah semakin
dekat, aku tau bahwa sosok hitam tersebut adalah seorang wanita yang
memakai jubah kain yang terbuat dari wol (shuf).
Aku berkata padanya: Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.
Wanita tersebut menjawab:
سَلامٌ قَوْلا مِنْ رَبٍّ رَحِيمٍ (يس: 58
Artinya:
(Kepada mereka dikatakan): Salam, sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.
Aku berkata kepadanya: Semoga Allah merahmatimu, apa yang sedang kamu perbuat di tempat seperti ini?
Wanita tersebut menjawab:
مَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَلا هَادِيَ لَهُ (الأعراف: 186
Artinya:
Barangsiapa yang Allah sesatkan, maka baginya tak ada orang yang akan memberi petunjuk.
Dari jawabannya aku mengerti bahwasanya dia adalah seorang wanita
yang sedang tersesat di jalan, kemudian aku bertanya kepadanya: kemana
arah tujuanmu?
Wanita tersebut menjawab:
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأقْصَى (الإسراء: 1
Artinya:
Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari al-Masjid al- Haram ke al-Masjid al-Aqsha.
Dari jawabannya aku mengerti bahwasanya dia telah selesai dengan
urusannya dan ingin kembali menuju Bait al-Maqdis. Kemudian aku bertanya
kepadanya: Sudah berapa lama kamu berada di tempat ini?
Wanita tersebut menjawab:
ثَلاثَ لَيَالٍ سَوِيًّا (مريم: 10
Artinya:
selama tiga malam, padahal kamu sehat.
Aku berkata: Aku tidak melihat makanan di sisimu, apakah kamu sudah makan?
Wanita tersebut menjawab:
وَالَّذِي هُوَ يُطْعِمُنِي وَيَسْقِينِ (الشعراء: 79
Artinya:
Dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku.
Aku berkata kepadanya: Ini kan bukan bulan Ramadlan?
Wanita tersebut menjawab:
وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ (البقرة: 158
Artinya:
Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan
hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha
Mengetahui.
Aku berkata kepadanya: Bukankah ketika diperjalanan kita diperbolehkan untuk tidak berpuasa?
Wanita tersebut menjawab:
وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (البقرة: 184
Artinya:
Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
Aku bertanya kepadanya: Dimana air wudlumu?
Wanita tersebut menjawab:
فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا (النساء: 43
Artinya:
kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik.
Aku berkata kepadanya: Kenapa kamu tidak berbicara dengan cara berbicara yang seperti aku lakukan?
Wanita tersebut menjawab:
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ (ق: 18
Artinya:
Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.
Kemudian aku bertanya kepadanya: Dari suku bangsa mana kamu?
Wanita tersebut menjawab:
وَلا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ
وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولا
(الإسراء:36
Artinya:
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai
pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati,
semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.
Aku berkata kepadanya: Jika pembicaraanku salah tolong maafkan aku.
Wanita tersebut berkata:
لا تَثْرِيبَ عَلَيْكُمُ الْيَوْمَ يَغْفِرُ اللَّهُ لَكُمْ وَهُوَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ (يوسف: 92
Artinya:
Pada hari ini tak ada cercaan terhadap kamu, mudah-mudahan Allah
mengampuni kamu, dan Dia adalah Maha Penyayang diantara para penyayang.
Kemudian aku berkata kepdanya: Maukah kamu aku naikkan ke untaku untuk aku antarkan ke rombonganmu?
Wanita tersebut menjawab:
وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ يَعْلَمْهُ اللَّهُ (البقرة: 197
Artinya:
Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya.
Kemudian aku memandang bagian bawah dari untaku (sehingga terlihat pula sebagian anggota tubuh wanita tersebut).
Wanita tersebut berkata:
قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ (النور: 30
Artinya:
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandanganya.
Maka seketika itu aku langsung menundukkan pandanganku kepadanya,
lalu aku berkata kepadanya: Naiklah kamu ke punggung untaku….ketika
wanita tersebut hendak bergegas menaiki unta, tiba-tiba untaku berlari
sehingga tersingkaplah pakaiannya, lalu wanita tersebut berkata:
وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ (الشورى: 30
Artinya:
Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri.
Lalu aku berkata kepadanya: Sabarlah sebentar sehingga aku mencancangnya terlebih dahulu.
Wanita tersebut menjawab:
فَفَهَّمْنَاهَا سُلَيْمَانَ (الأنبياء: 79
Artinya:
Maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman.
Kemudian aku mencancang untaku, setelah selesai kemudian aku berkata kepadanya: Naiklah kamu sekarang.
Ketika wanita tersebut beranjak menaiki unta dia berkata:
سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ . وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ (الزخرف: 13-14
Artinya:
Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal
kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan
kembali kepada Tuhan kami.
Kemudian aku mengambil tali kendali unta tersebut lalu berteriak dan
aku pacu supaya berjalan cepat, ketika aku melakukan hal itu, wanita
tersebut berkata:
وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ (لقمان: 19
Artinya:
Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu.
Setelah diperingatkan demikian, aku lalu memacu unta dengan
pelan-pelan sambil aku mendendangkan sebuah syair, melihat apa yang aku
lakukan, wanita tersebut berkata:
فَاقْرَءُوا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآنِ (المزمل: 20
Artinya:
Bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran.
Aku berkata kepadanya: Engkau sungguh telah dianugrahi kebaikan yang sangat banyak.
Wanita tersebut menjawab:
وَمَا يَذَّكَّرُ إِلا أُولُو الألْبَابِ (البقرة: 269
Artinya:
Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).
Setelah berjalan beberapa saat, aku bertanya kepadanya: Apakah kamu memiliki suami?
Wanita tersebut menjawab:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَسْأَلُوا عَنْ أَشْيَاءَ إِنْ تُبْدَ لَكُمْ تَسُؤْكُمْ (المائدة: 101
Artinya:
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan (kepada
Nabimu) hal-hal yang jika diterangkan kepadamu akan menyusahkan kamu.
Setelah mendapatkan jawaban yang demikian, aku tidak lagi mengajaknya
berbicara sampai kami tiba pada rombongan wanita tersebut.kemudian
setelah sampai kau menanyainya:
Di dalam rombongan tersebut, siapa yang menjadi keluargamu?
Wanita tersebut berkata:
الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا (الكهفي: 46
Artinya:
Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia.
Mendengar jawabannya tersebut, aku mengerti bahwasanya dalam
rombongan terdapat anak-anak wanita tersebut. Kemudian aku bertanya
kepadanya:
Bagaimana keadaan mereka dalam melaksanakan perjalanan untuk menunaikan haji tersebut?
Wanita tersebut menjawab:
وَعَلامَاتٍ وَبِالنَّجْمِ هُمْ يَهْتَدُونَ (النحل: 16
Artinya:
dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk.
Dari jawabannya tersebut aku tau bahwa dalam rombongan tersebut
terdapat orang-orang yang memberikan petunjuk dalam perjalanan mereka.
Kemudian aku dan wanita tersebut bergegas menuju perkemahan yang ada
dalam rombongan tersebut. Setelah sampai pada sebuah tenda, aku bertanya
kepada wanita tersebut:
Apakah yang engkau tuju adalah tenda ini? Dan siapakah keluarga yang engkau miliki dalam tenda ini?
Wanita tersebut lalu berkata:
وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلا (النساء:125
Artinya:
Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya.
وَكَلَّمَ اللَّهُ مُوسَى تَكْلِيمًا (النساء:164
Artinya:
Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung.
يَا يَحْيَى خُذِ الْكِتَابَ بِقُوَّةٍ (مريم: 12
Artinya:
Hai Yahya, ambillah al-Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh.
Dari jawabannya tersebut aku mengerti bahwasanya dia sedang memanggil
anak-anaknya yang bernama Ibrahim, Musa, dan Yahya. Tidak begitu lama
kemudia muncullah dua orang pemuda yang ganteng, mereka berdua tampak
senang ketika melihat kehadiran ibunya tersebut. Ketika kami sudah
dipersilahkan duduk, wanita tersebut berkata kepada anak-anaknya:
فَابْعَثُوا أَحَدَكُمْ بِوَرِقِكُمْ هَذِهِ إِلَى الْمَدِينَةِ
فَلْيَنْظُرْ أَيُّهَا أَزْكَى طَعَامًا فَلْيَأْتِكُمْ بِرِزْقٍ مِنْهُ
(الكهفي: 19
Artinya:
Maka suruhlah salah seorang di antara kamu untuk pergi ke kota dengan
membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang
lebih baik, maka hendaklah ia membawa makanan itu untukmu.
Setelah mendengar ucapan ibunya, salah seorang dari mereka bergegas
pergi untuk membeli makanan lalu dihidangkanlah makanan tersebut pada
kami. Kemudian wanita tersebut berkata:
كُلُوا وَاشْرَبُوا هَنِيئًا بِمَا أَسْلَفْتُمْ فِي الأيَّامِ الْخَالِيَةِ (الحاقة: 24
Artinya:
Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu.
Setelah selesai makan, aku tidak dapat menahan rasa penasaranku
terhadap wanita tersebut. Untuk itu aku menanyai salah seorang dari
mereka:
Saya sangat mengharapkan agar kalian sudi menceritakan tentang keadaan ibu kalian kepadaku.
Lalu salah seorang dari mereka berkata:
Sesungguhnya ibu kami semenjak empat puluh tahun yang lalu tidak
pernah berkata kecuali dengan memakai ayat-ayat al-Qur’an. Hal itu
beliau lakukan karena beliau khawatir hafalan al-Qur’annya hilang (jika
tidak sering-sering dibaca). Maha Suci Dzat Yang Kuasa atas segala yang
Dia Kehendaki.
Mendengar jawaban mereka, aku berkata:
ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ (المائدة: 54
Artinya:Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang
dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha
Mengetahui.